Rest in Peace Ibu Ani Yudhoyono Ibu Negara ke 6 Republik Indonesia

by -7 views
Rest-in-Peace-Ibu-Ani-Yudhoyono-Ibu-Negara-keenam-Republik-Indonesia
Rest in Peace Ibu Ani Yudhoyono Ibu Negara keenam Republik Indonesia

eNewsToday.net |Hari ini kita bangsa Indonesia sedang berkabung  : Ibu Ani Yudhoyono meninggal dunia pada 1 Juni 2019 pukul 11.50 waktu Singapura akibat kanker darah yang ia alami sejak 2 Februari 2019.

Rest-in-Peace-Ibu-Ani-Yudhoyono-Ibu-Negara-keenam-Republik-Indonesia
Rest in Peace Ibu Ani Yudhoyono Ibu Negara keenam Republik Indonesia

Ani Yudhoyono

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Hj.Kristiani Herrawati, S.IP.

Ani Yudhoyono

Ibu Negara Indonesia ke-6

Masa jabatan

20 Oktober 2004 – 20 Oktober 2014

Presiden              Susilo Bambang Yudhoyono

Informasi Pribadi

Lahir      6 Juli 1952

Meninggal dunia              1 Juni 2019 (umur 66)

Kebangsaan                       Indonesia

Pasangan                             Susilo Bambang Yudhoyono

Anak                                      Agus Harimurti Yudhoyono , Edhie Baskoro Yudhoyono

Orang tua                            Sarwo Edhie Wibowo dan Sunarti Sri Hadiyah

Alma mater                        Universitas Kristen Indonesia (tidak selesai)

Universitas Terbuka (selesai)

Tanda tangan    

Hj. Kristiani Herrawati, S.IP. (lahir di Yogyakarta, Indonesia, 6 Juli 1952 – meninggal di Singapura, 1 Juni 2019 pada umur 66 tahun), atau lebih dikenal dengan nama Ani Yudhoyono, adalah Ibu Negara Republik Indonesia sejak 20 Oktober 2004 hingga 20 Oktober 2014. Ia adalah istri dari Presiden Indonesia keenam, Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono.[1]

Daftar isi

1              Keluarga

2              Pendidikan

3              Kegiatan sosial dan politik

4              Wafat

5              Referensi

Keluarga

Foto resmi kepresidenan Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani Yudhoyono.

Lahir pada 6 Juli 1952, anak ketiga dari tujuh bersaudara pasangan Letnan Jenderal (Purn) Sarwo Edhie Wibowo dan Hj. Sunarti Sri Hadiyah. Menikah dengan SBY pada tanggal 30 Juli 1976, ketika SBY baru saja dilantik menjadi Perwira TNI dan menjadi lulusan terbaik.

Pendidikan

Ia sempat kuliah Jurusan Kedokteran di Universitas Kristen Indonesia, tetapi pada tahun ketiga meninggalkan bangku kuliah karena pindah untuk mengikuti Ayahnya yang ditunjuk menjadi Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan. Setelah pulang ke Indonesia, ia menikah dengan SBY. Ani melanjutkan kuliahnya di Universitas Terbuka dan lulus dengan gelar Sarjana Ilmu Politik pada tahun 1998.

Kegiatan sosial dan politik

Ani Yudhoyono (kanan) bersama Laura Bush (tengah) dan Jose Miguel Arroyo (kiri), saat KTT APEC 2004

Pernah memegang jabatan Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat,ia juga aktif dalam kegiatan sosial di Persit Kartika Chandra Kirana (Persatuan Istri Tentara), Dharma Pertiwi, dan Dharma Wanita selama SBY menjabat sebagai Menteri Pertambangan dan Energi pada era Pemerintahan Abdurrahman Wahid dan Menteri Koordinator Politik dan Keamanan era Pemerintahan Megawati Soekarnoputri.

Wafat

Ani Yudhoyono meninggal dunia pada 1 Juni 2019 pukul 11.50 waktu Singapura akibat kanker darah yang ia alami sejak 2 Februari 2019.[2]

Referensi

^ Profil di situs web Presiden RI

^ “Ani Yudhoyono Meninggal Dunia”. CNN Indonesia. Diakses tanggal 2019-06-01.

https://id.wikipedia.org/wiki/Ani_Yudhoyono

Profil dan Biografi Ani dari Yudhoyono.

Ibu-Negara-ke-6-Ani-Yudhoyono-1
Ibu-Negara-ke-6-Ani-Yudhoyono-1

Ia adalah istri dari mantan Presiden Republik Indonesia yaitu Susilo Bambang Yudhoyono. Beliau dikenal sangat hobi dalam fotografi dan juga berkebun. Ia juga merupakan ibu negara keenam dalam sejarah negara Indonesia.

Profil dan Biografi Ani Yudhoyono Singkat

Istri dari Susilo Bambang Yudhoyono ini memiliki nama lengkap Kristiani Herrawati. Ia lahir di rumah sakit RS Bethesda di Yogyakarta pada tanggal 6 Juli 1952. ia merupakan anak dari pasangan Letjen TNI Sarwo Edhie Wibowo dan Sunarti Sri Hadiyah. Sewaktu lahir Ani Yudhoyono terlahir prematur dan beratnya hanya dua kilogram, namun ia tumbuh menjadi gadis yang kuat.

Dalam buku biografi Ani Yudhoyono yang berjudul Kepak Sayap Putri Prajurit yang terbit pada tahun 2010, ia menceritakan bahwa ketika lahir ayahnya, Sarwo Edhie Wibowo memberinya nama ‘Kristiani’ sebab terinspirasi dari karakter tokoh pewayangan Kresna yang berkarakter baik.

Sementara nama Herawati yang berarti kekuatan dalam menyapu bersih segala masalah yang terjadi saat huru hara terjadi. Ayahnya juga kala itu bertugas di Batalyon Kresna Yogyakarta.

Nama Ani Yudhoyono juga mulai dikenal ketika Susilo Bambang Yudhoyono mulai menjabat sebagai presiden. Sebelumnya beliau lebih dikenal dengan nama Kristiani Herrawati.

Ani Yudhoyono merupakan anak ketiga dari tujuh bersaudara. Ayahnya, Sarwo Edhie Wibowo merupakan tokoh militer terkenal di era Presiden Soeharto yang memimpin penumpasan gerombolan pemberontak G30S PKI pada tahun 1965.

BACA JUGA : 

Masa Kecil Ani Yudhoyono

Di masa kecilnya, Ia sangat menyukai memanjat pohon cermai dan mangga. Ia juga tumbuh menjadi gadis tomboy. Semasa sekolah juga ia kerap pergi ke sekolah menumpangi truk bersama dengan teman-temannya.

Pendidikan Ani Yudhoyono

Sejak kecil sudah dikenalkan dengan pendidikan oleh ayah dan ibunya. Sejak remaja, ia sudah bercita-cita menjadi dokter. Sehingga ketika tamat SMA, ia langsung mengambil kuliah jurusan kedokteran di Universitas Kristen Indonesia.

Meskipun kuliah kedokterannya tidak sampai lulus hingga beliau memilih melanjutkan kuliahnya di Universitas Terbuka. Di Universitas terbuka, Ia tidaklah mengambil jurusan yang sama, melainkan ia beralih ke jurusan sarjana ilmu politik sampai akhirnya beliau lulus dan mendapatkan gelar strata satu.

Biografi Ani Yudhoyono dulunya, Ia tidak melanjutkan kuliah kedokteran bukan karena beliau tidak pintar.  Alasan beliapun tidak dapat melanjutkan pendidikan di jurusan kedokteran karena beliau harus mengikuti ayahnya pindah tugas ke korea selatan. Ia hanya kuliah sampai tahun ketiga di kedokteran. Maklum saja, ayahnya yang menjabat sebagai seorang duta besar membuatnya sering kali berpindah-pindah tugas.

Keluarga Ani Yudhoyono

Di dalam keluarga, Ani Yudhoyono adalah ibu panutan bagi putra-putrinya. Bahkan sang menantu mengatakan bahwa ia adalah sumber kekuatan dalam keluarga SBY.

Tidak sekalipun ia meninggalkan SBY. Beliau selalu ikut kemanapun bapak SBY bertugas kala beliau masih menjabat sebagai presiden.

Pertemuan Dengan Susilo Bambang Yudhoyono

Dalam buku Biografi Ani Yudhoyono yang ditulis oleh Alberthiene Endah disebutkan bahwa saat itu Ani Yudhoyono merupakan puteri Gubernur AKABRI. Ia kerap mengikuti ayahnya dalam berbagai acara.

Pada tahun 1973, ia pertama kali bertemu dengan SBY dalam acara peresmian barak taruna di Magelang. Ani kala itu langsung terpana dengan sosok SBY yang diakuinya merupakan sosok yang berwibawa, tenang serta atletis.

Pertemuan kedua SBY pun bertandang ke rumah Ani Yudhoyono. Selanjutnya mereka pun rajin berkirim surat. Di tahun 1974, ketika ayahnya, Sarwo Edhie Wibowo ditugaskan menjadi duta besar di Korea Selatan, Ani Yudhoyono dan SBY telah resmi bertunangan setelah SBY lulus sebagai perwira terbaik AKABRI tahun 1973.

BACA JUGA : 

Ia dan SBY berpisah sekitar 1.5 tahun karena ia yang berangkat mengikuti ayahnya dinas di luar negeri sebagai duta besar. Setelah itu  Ani Yudhoyono dan SBY resmi menikah pada bulan Juli 1975.

Dalam usia pernikahan mereka yang sudah cukup lama, keharmonisan jelas terlihat apalagi ketika ia sedang sakit di salah satu rumah sakit di Singapura karena mengidap penyakit kanker darah dan bapak SBY beserta putra-putrinya tetap setia menemani disampingnya.

Biografi Ani Yudhoyono diketahui bahwa dari pernikahannya dengan SBY, ia mendapatkan 2 orang putra yang kesemuanya ikut terjun dalam dunia politik sehingga masyarakat sudah tidak asing dengan nama sekaligus putra dari ibu negara RI yang keenam ini.

Putra pertamanya adalah Agus Harimurti Yudhoyono mantan anggota TNI Angkatan Darat yang diketahui pernah menjadi calon gubernur DKI Jakarta.

Putra pertamanya menikahi Anisa Pohan. Dari hasil pernikahan Agus dengan Anisa, Ibu Ani Yudhoyono mendapatkan cucu cantik yang bernama Almira Tunggadewi Yudhoyono.

Sedangkan putra ibu Ani yang kedua bernama Edhie Baskoro Yudhoyono. Putra keduanya menikah dengan putri Hatta Rajasa yang bernama Siti Rubi Aliya Rajasa. Dari pernikahan Edi dan Alya, Ibu Ani mendapatkan cucu laki-laki yang bernama Airlangga Satriadhi Yudhoyono.

Suka Duka Pernikahan Dengan SBY

Selama pernikahannya dengan SBY, Ani Yudhoyono sudah melewati banyak suka duka. Ia bahkan pernah merasakan bagaimana rasanya kekurangan.

Karir Ani Yudhoyono

Salah satu karir politik Ani Yudhoyono yang sudah banyak orang tahu adalah sebagai pendamping bapak SBY dalam menjalankan tugas kenegaraan pada saat menjabat sebagai orang nomor satu di Indonesia.

Biografi Ani Yudhoyono sejak SBY menjabat menjadi presiden pada tahun 2004, Ibu Ani juga mulai menjadi Ibu Negara Republik Indonesia. Tentu saja tidak hanya menemani Bapak SBY, sebagai ibu Negara, ia juga sudah ikut andil dalam memegang tanggung jawab sebagai istri presiden RI.

Hal tersebut dibuktikannya dengan mengikuti berbagai organisasi. Salah satunya, Ibu Ani pernah menjadi Ketua Umum DPP Partai Demokrat. Tidak hanya itu saja organisasi yang pernah digeluti oleh istri SBY ini.

Setidaknya ada beberapa organisasi yang pernah mencatatkan namanya, yaitu Pelindung utama kegiatan PKK, Pelindung Nasional Women International Club, Duta HIV/ AIDS dan ASl, dan masih banyak lagi.

Ani Yudhoyono Wafat

Ibu Ani Yudhoyono diketahui mulai dirawat di rumah sakit National University Hospital (NUH) Singapore sejak bulan Februari 2019. Ia divonis mengidap penyakit kanker darah atau leukimia.

Selama tiga bulan ia dirawat dirumah sakit dan jarang keluar rumah sakit. Ia selalu didampingi oleh Susilo Bambang Yudhoyono dan juga anak anaknya serta menantunya selama perawatannya.

Setelah beberapa kali di kemoterapi serta dilakukan perawatan intensif, kondisi mantan ibu negara ini sempat membaik namun kemudian memburuk hingga tidak sadarkan diri.

Pada tanggal 1 Juni 2019, Ani Yudhoyono, mantan ibu negara Indonesia ini akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 11.50 waktu Singapura setelah lama berjuang melawan penyakit kanker yang ia derita.

Jenazahnya kemudian diterbangkan dari Singapura ke Jakarta dan disemayamkan di Cikeas, Bogor. Beliau kemudian dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta pada tanggal 2 Juni 2019.

Semoga informasi tentang Profil dan biografi Ani Yudhoyono di atas dapat dijadikan referensi bagi para pembacanya.

Sumber :

https://www.biografiku.com/biografi-ani-yudhoyono-fakta-menarik-sang-ibu-negara-indonesia-keenam/

About Author: eNewsToday

Gravatar Image
Let there be light... Jadilah Terang | eNewsToday.net didedikasikan sebagai forum referensi dan informasi agar dunia kita menjadi lebih baik. Artikel disini akan diambil dari beberapa sumber yang berkaitan dengan pengembangan diri kita, kegiatan positif tentang bagaimana dapat menjadi lebih baik lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *